Rangkaian Road to World Read Aloud Day RAMA 2025 akhirnya dibuka dengan gelaran subtema Literasi Baca Tulis dan Numerasi bertajuk Read Aloud and Book Donation #1.
Dalam acara yang dilangsungkan pada hari Minggu, 1 Desember 2024, ini Read Aloud Malang Raya hadir di Balai Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Audiens yang disasar dalam kegiatan ini adalah anak-anak usia SD yang ada di Desa Karanganyar yang terdiri dari anggota sanggar tari Singo Joyo dan beberapa anak di sekitar balai desa. Hadir pula Ibu Yantri, Ketua TP PKK Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang; Bapak Edi, Kepala Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang; dan Ibu Aniyah, Ketua TP PKK Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Acara dibuka oleh Kak Firnia selaku MC dari Read Aloud Malang Raya dilanjutkan dengan Zumba untuk anak sebagai penambah semangat. Kemudian, anak-anak diajak membuat reading crown, sebuah perwujudan imajinasi saat kita membaca atau dibacakan nyaring.
Setelah membuat reading crown, anak-anak mulai mendengarkan pembacaan nyaring buku Seri Keluarga Panik: Banyak Sampah Banyak Masalah yang dilakukan oleh Kak Dhian dari Read Aloud Malang Raya. Seperti yang sudah diperkirakan, anak-anak sangat antusias mendengarkan cerita dari buku karya Mas Noor H. Dee ini. Apalagi, ilustrasi yang digarap oleh Kak Shafayeah juga sangat menarik dan menggemaskan! Selain mendengarkan ceritanya yang kocak namun menambah pengetahuan, anak-anak juga bisa menikmati gambar komikal yang mengocok perut.
Tak seperti biasanya, setelah read aloud, acara kali ini juga diselipi dengan edukasi mengenai sampah oleh narasumber pakar, Bu Oeliv. Bu Oeliv memberikan pengetahuan lebih lanjut mengenai cara menangani dan mengolah sampah agar tidak sampai terjadi bencana sampah. Bu Oeliv juga sempat menyebut soal Tragedi Leuwigajah yang lebih kurang disebabkan oleh pengelolaan sampah yang tidak optimal.
Acara pun akhirnya ditutup dengan bookish play. Kak Tika dari RAMA yang kali ini bertugas menjadi fasilitator bookish play yang mengajak anak-anak untuk menggunting gambar beberapa jenis sampah dan menempelkannya di tempat sampah yang sesuai dengan jenisnya.
Tapi ada satu lagi yang berbeda dari kegiatan read aloud RAMA biasanya, kali ini juga dilakukan serah terima donasi buku ke TBM Desa Karanganyar. Buku-buku yang didonasikan kali ini didapatkan dari Tiny Tales yang menyerahkannya kepada RAMA untuk disalurkan kepada yang membutuhkan. Akhirnya, gelaran Read Aloud and Book Donation #1 selesai sudah. Acara ini tidak akan bisa terlaksana tanpa dukungan dari Buibu Baca Buku (BBB) Book Club dan Read Aloud Indonesia (RAI) yang telah berkolaborasi untuk memberikan Literasi Iklim kepada masyarakat di Indonesia melalui pembacaan nyaring buku Seri Keluarga Panik dan menyerahkan pelaksanaannya kepada komunitas Read Aloud daerah. Sampai jumpa di Read Aloud and Book Donation selanjutnya!